Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melaporkan telah merealisasikan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai bruto sebesar Rp36,54 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Telkom telah membeli kembali sebanyak 15.956.199 lembar saham dengan harga Rp2.290 per saham. Adapun pembayaran atas pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut dilakukan pada 20 Oktober 2026.
"Nilai bruto pembelian kembali saham adalah Rp36.539.695.710. Penyelesaian pembayaran kepada pemegang saham yang berhak (Settlement Date) telah dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2026," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat, (23/10/2026).
Dalam hal ini, aksi korporasi tersebut berkaitan dengan rencana pemisahan sebagian segmen usaha Wholesale Fiber Connectivity Tahap-2 kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang 99,99% sahamnya dimiliki secara langsung oleh Telkom.
Rencana pemisahan usaha tersebut merupakan salah satu mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tahun 2026.
Telkom menyampaikan bahwa batas waktu penyampaian pernyataan kehendak untuk menjual saham dalam rangka buyback berdasarkan Pasal 62 UUPT telah berakhir pada 5 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB. Informasi mengenai batas waktu tersebut sebelumnya telah diumumkan perseroan melalui keterbukaan informasi pada 2 Oktober 2026.
Seiring pemberitaan tersebut, saham Telkom stagnan di level Rp2.200. Adapun kapitalisasi pasarnya mencapai Rp218,93 triliun.
(rob/rob)
[Gambas:Video CNBC]
