Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Direktur PT Panin Asset Management, Ridwan Soetedja mengungkapkan 3 hal yang menjadi perhatian MSCI terhadap pasar modal RI yakni mengenai transparansi saham, perdagangan terkoordinasi dan penegakan aturan bursa.
Ridwan Soetedja menyebutkan Indonesia masih memiliki peluang untuk melakukan perbaikan hingga keputusan resmi di April 2027 mendatang. Saat ini pelaku pasar terus mencermati Langkah perbaikan yang dilakukan oleh regulator dan otoritas bursa secara konkrit dalam 6 bulan ini sehingga diharapkan RI tetap berada di Emerging Market.
Di sisi lain, risiko RI turun kasta ke Standalone market tidak hanya berdampak ke tekanan jual asing di pasar saham - pasar obligasi namun juga pada perekonomian RI. Selain itu Indonesia akan dianggap investor asing sebagai pasar yang tidak tidak layak investasi hingga bisa mengancam pertumbuhan ekonomi RI.
Di tengah gejolak MSCI ini, investor terus melakukan diversifikasi portofolio untuk menekan risiko di pasar keuangan RI termasuk ke mata uang asing termasuk reksa dana yang berinvestasi di USD hingga masuk ke pasar saham luar negeri
Seperti apa MI mencermati risiko MSCi? Seperti apa strategi investasi MI hadapi tekanan ini? Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan Presiden Direktur PT Panin Asset Management, Ridwan Soetedja dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 19/10/2026)
